Saturday, August 21, 2021

Berita Gembira dari Om Jay

 


Menjelang Subuh, saya menyempatkan diri membuka gawai, kalau kalau ada berita penting yang perlu diketahui.  Pandangan tertuju pada pesan chat di WA grup menulis gelombang 19. Benarlah adanya. Ada berita gembira yang dibagikan oleh Om Jay.

Saya segera mengeklik tautan yang dibagikan oleh Om Jay. Di blog Kompasiana, Om Jay bercerita tentang kata pengantar yang ditulis beliau. Dengan seksama saya membaca tulisan yang tersaji. Wah ... ternyata tentang kata pengantar untuk sebuah buku yang akan segera diterbitkan.

Seperti biasa, setiap membaca postingan, saya memberikan sebuah komentar sebagai bukti saya telah menikmati tulisan yang dibagikan. Tapi sayang, saya tidak bisa mengirimkannya karena ada syarat yang harus dipenuhi. Tertulis di sana "nomor ID KG" yang harus dimasukkan. Saya tidak mengerti apa itu. Semoga nanti ada yang memberi tahu.

Terima kasih Om Jay atas kata pengantar yang telah ditulis untuk buku "Writing is My Passion". Alhamdulillah, saya menjadi bagian buku jilid 1. Masih sangat sederhana tulisan yang saya buat. Mungkin masih banyak juga kesalahan yang saya lakukan.

Tulisan itu merupakan karya perdana saya yang diterbitkan. Berbagai rasa menyelimuti diri saya yang tidak dapat diceritakan. Semula tidak mengerti sama sekali tentang kepenulisan, hingga akhirnya dapat menghasilkan karya yang tak terduga berkat belajar bersama di kelas menulis Om Jay.

Begitu cepat rasanya waktu berjalan. Menjalani proses yang awalnya berat, kini terasa biasa-biasa saja. Semula sulit menulis karena tak mempunyai ide, kini ide yang berebutan minta ditulis duluan. Waktulah yang membatasi hingga terkadang tak sempat disalurkan.

24 jam begitu cepat berlalu. Belum selesai menulis 1 tulisan, jarum jam telah menunjukkan waktu tengah malam. Menulis di siang hari saat liburan, siang pun begitu cepat berganti sore.

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Kuncinya mau belajar dan berani mengorbankan suatu kesenangan demi kesenangan yang lain. Menulis. Ya, itulah hobi baru yang begitu melekat di hati saya saat ini. Menulis sudah menjadi passion saya. Tak ada lagi alasan untuk tidak belajar menulis. Justru sekarang ini, menulislah yang menjadi alasan saya untuk terus giat belajar.

Terima kasih Om Jay dan tim yang senantiasa memberikan motivasi untuk menulis dan menulis. Banyak sekali keteladanan yang saya dapatkan di kelas belajar menulis ini. Tak hanya tentang menulis, tetapi juga tentang bagaimana menjalani kehidupan menjadi lebih bermakna.

Terima kasih Bu Kanjeng yang telah merangkul saya dalam menulis karya bersama ini. Tak lupa juga kepada Bu Aam yang telah meluangkan waktu dan menguraskan energi dalam menghimpun dan berjuang hingga terbitnya buku antologi ini. 

Terima kasih teman-teman seperjuangan. Bersama kalian, saya merasa nyaman. Berkat kalian, saya merasa ada. Tak ada persaingan yang saya rasakan, apalagi saling menjatuhkan. Yang ada hanyalah saling menguatkan dan membesarkan. Mari kita sukses bersama menerbitkan mahkota perdana kita.

 

Pangkalpinang, 21 Agustus 2021

Rosminiyati

Guru pembelajar

14 comments:

  1. Replies
    1. Eh ... ada Pak Ketua kelas. Terima kasih atas kunjungannya di pagi hari ini.

      Delete
  2. Keren Bunda. Alhamdulillah saya menjadi bagian jilid 2 nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Kita bangkit bersama meskipun beda kereta. He ... he ...

      Delete
  3. Selamat, Bu. Punya buku ibarat punya bayi. Senang banget. Hehe...

    ReplyDelete
  4. Selamat Bu, menghasilkan tulisan menjadi sebuah buku memantik energi tersendiri. Salam literasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih. Benar, Bu. Kini semangat menulis semakin meninggi.

      Delete
  5. Selamat Bu Ros..
    Telah berhasil mengukir nama di buku antologi pertama

    ReplyDelete
  6. Selamat Bun, semoga jilid 2 segera terbit

    ReplyDelete

Menulis, Menulis, Menulis!