Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume ke : 14
Gelombang : 19
Tanggal : 11 Agustus 2021
Tema : Menulis Buku Mayor dalam Seminggu
Narasumber : Prof. Eko Indrajit
Menulis buku merupakan target
belajar menulis bersama PGRI dan Om Jay. Perjuangan panjang dan melelahkan
telah dilewati separuh jalan. Sumber yang sama tetapi menghasilkan resume yang
berbeda dengan waktu yang berbeda pula. Tak ada yang saling tahu dan memberi
tahu penyebabnya. Memang itu tak perlu. Semua berjalan apa adanya. Saling menguatkan
sesama peserta, itulah yang diperlukan agar semuanya dapat sampai pada tujuan.
Kegiatan belajar menulis malam ini bertema “Menulis Buku Mayor dalam Seminggu” dengan narasumber Prof. Eko Indrajid dan moderator andal Mr. Bams. Membaca temanya saja sudah membuat saya galau. Begitu banyak pertanyaan yang sempat singgah di dalam pikiran saya. Mungkinkah? Bagaimana caranya? Membayangkannya saja sudah berat mengingat menulis resume saja begitu terseok-seok. Mampu bertahan di grup ini sudah merupakan sukses besar di dalam perjalanan sejarah perjuangan belajar di malam hari.
Mengawali kegiatan belajar malam ini, Mr. Bams meberikan link CV Narasumber. Saya pun membuka link tersebut dan mencatat beberapa yang diperlukan. Begitu banyak yang terpampang di sana. Prestasi yang luar biasa. Kalau mau dihitung mungkin seminggu tidak selesai saya mencatatnya.
Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA lahir di Jakarta pada tanggal 24 Januari 1969, seorang akademisi, tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika Indonesia yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita.
Prof. Eko dikenal sebagai sosok penggerak riset informatika dan teknologi digital. Beliau juga aktif di berbagai seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri. Beliau juga merupakan salah satu anggota Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia dan menjadi Ketua Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI yang berperan melakukan pengembangan profesi guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi dan informasi.
Om Jay membuka kuliah malam ini dengan salam dan memberi aba-aba agar peserta fokus mengikuti kegiatan malam ini. Beliau juga menyampaikan bahwa beliau pernah ditantang oleh Prof. Eko tentang kesanggupan mengajak guru menulis dalam seminggu dan diterbitkan oleh penerbit mayor. Awalnya Om Jay meragukan kemampuan guru, namun ternyata beberapa guru bisa mewujudkan mimpi menerbitkan buku dalam seminggu.
Kembali Om Jay tak bosan-bosannya mengingatkan para peserta jika ingin lulus dalam kegiatan belajar menulis ini hendaknya memperhatikan materi yang disampaikan oleh narasumber dan mengikat ilmu tersebut dengan cara menulisnya di blog. Tentu saja karena Om Jay menginginkan para peserta dapat lulus dengan baik pada kegiatan ini.
Selanjutnya, seperti biasa, Mr. Bams membuka kuliah malam ini dengan ucapan syukur kepada Allah, dilanjutkan menyapa guru hebat dan memperkenalkan Narasumber yang luar biasa. Ajakan tersenyum paling manis buat seluruh orang yang ada di rumah, izin kepada pasangan bagi yang sudah berkeluarga, dan mohon doanya untuk peserta yang sedang belajar menjadi penulis hebat, serta menyiapkan cemilan agar bertambah bahagia. Oh...bahagianya..
Prof. Eko mulai memasuki ruang kuliah. Menyapa para peserta dan mengucapkan selamat tahun baru. Pertama-tama beliau mempertegas tujuan kegiatan belajar malam ini, yaitu untuk melahirkan penulis-penulis hebat yang tersebar di seluruh wilayah tanah air.
Menuurt Prof. Eko, syarat untuk menulis buku sederhana, yaitu dengan mengobrol sehari-hari tentang berbagai hal dan bisa mengetik dengan komputer. Sesederhana itukah? Itulah pernyataan seorang profesor yang hobi sekolah. 1 Gelar S1, 5 Gelar S2, dan 3 Gelar S3 dan sebentar lagi gelar S3 keempat dapat diperoleh pada bulan Oktober ini. Semoga lancar prof. Eko.
Cara beliau menulis pun ternyata sangat sederhana. Setiap menulis 25 kalimat diiringi musik dari youtube. Inisiatif menulis buku dalam 2 minggu yang sudah berjalan selama 1 tahun ini merupakan terobosan baru. Ini semua atas tantangan Om Jay. Profesor hebat ditantang. He...he... he...
Prof. Eko juga sekarang menjadi youtuber. Profesi baru ini mulai dilakukan sejak tanggal 16 Maret 2020, hari pertama belajar dari rumah. Sekarang jumlah youtube beliau sudah lebih dari 500 postingan video yang merupakan hasil ngobrol, rekaman, seminar, dan webinar selama masa pandemi. Ya, Prof Eko. Salah satunya adalah bernyanyi duet bersama Ibu Lisa, sang isteri tercinta. He…he…
Video yang diproduksi Prof. Eko terdiri dari 2 ilmu utama, yaitu pendidikan dan teknolgi informasi yang merupakan bidang keahlian beliau. Pada saat membuat video ke-50, beliau dihubungi Om Jay untuk membuat terobosan besar bagi peserta belajar menulis. Tantangan tersebut dilakukan dengan cara memilih satu topik yang ada di youtube Ekoji Channel. Oh, tenyata seperti itu. Keren, ya…
Alur menulis dalam tantangan menulis Prof. Eko adalah sebagai berikut:
1. Pemilihan judul dari 50 topik
yang ada di Yotube Ekoji Channel;
2. Menyepakati waktu menulis selama
2 minggu sampai 1 bulan;
3. Menulis semua yang dikatakan di dalam video
dengan menggunakan kata-kata atau kalimat penulis sendiri sesuai dengan
struktur yang sudah disepakati;
4. Melengkapi dan memperkaya tulisan dengan mengunakan referensi yang diperoleh sendiri dari internet;
5. Setelah
1 bulan, naskah tulisan diserahkan ke Penerbit Andi;
6. Penerbit Andi melakukan review berdasarkan
sejumlah kriteria dan indikator;
7. Naskah yang perlu direvisi secara mayor
atau minor dikembalikan untuk direvisi;
8. Naskah tanpa revisi langsung diterbitkan;
9. Pada
naskah yang diterbitkan, penulis sebagai penulis pertama, dan Prof. Eko sebagai penulis kedua.
Trik sederhana menulis ala Prof.
Eko yaitu dengan membuat Table of Content yang berisi 6 bagian untuk menjawab
pertanyaan 5W 1H. Contohnya sebagai berikut:
Judul: GAMIFICATION.
Table of Content:
Bab 1 - Apakah gamification itu?
Bab 2 - Mengapa gamification penting?
Bab 3 - Di mana gamificaiton dibutuhkan?
Bab 4 - Kapan gamification dipergunakan?
Bab 5 - Siapa yang menggunakannya?
Bab 6 - Bagaimana cara membuatnya?
Peserta belajar yang berhasil memenuhi
tantangan berjumlah 19 orang dan diberi nama “Pelopor". Dari hasil
pertama, peserta belajar lain termotivasi untuk berkarya juga. Maka lahirlah
penulis-penulis mayor lainnya dari angkatan berikutnya, yang diberi nama “September
Ceria”, “Oktober Impian”, dan “Februari-17”. Semuanya dilakukan dengan
bekerjasama dengan Penerbit Andi.
Bab 1 - Apakah gamification itu?
Bab 2 - Mengapa gamification penting?
Bab 3 - Di mana gamificaiton dibutuhkan?
Bab 4 - Kapan gamification dipergunakan?
Bab 5 - Siapa yang menggunakannya?
Bab 6 - Bagaimana cara membuatnya?
Hingga saat ini sudah terbit lebih dari 50 buku hasil karya peserta belajar yang diterbitkan oleh Penerbit Andi dalam bentuk buku fisik muaupun e-book. Luar biasa. Di bulan Agustus ini Prof. Eko dan alumni kelas belajar menulis akan menerbitkan buku dengan nama “Merdeka Menulis”. Ingat! Hanya 1 bulan.
Inilah puncak kuliah malam ini. Prof. Eko mengajukan tantangan kepada peserta belajar. Mengunjungi youtube beliau dan memilih salah satu judul yang belum pernah ditulis. Yang berminat, mendaftarkan namanya kepada Mr. Bams. Tantangan mewujudkan impian dalam 2 minggu. O ho… Untuk mewujudkan itu semua diperlukan motivasi menulis dan kemampuan menulis. Jika mampu mempertahankan keduanya dalam waktu 2 minggu, maka buku mayor yang dimimpikan akan terwujud.
Sebuah lagu selingan dari Prof. Eko dan Ibu Lisa “Emosi Jiwa” untuk hiburan malam ini. Prof. Eko melanjutkan dengan memberikan motivasi bahwa semua yang telah dilakukan sulit awalnya, namun dengan semangat yang tinggi dan saling membantu, semuanya dapat terlewati.
Prof. Eko juga memberikan motivasi dengan menyampaikan bahwa beliau bangga dengan keberhasilan yang telah diraih oleh para guru melalui ide yang diberikan. Bahkan ada yang berani menerbitkan buku hasil ide sendiri. Ekoji channel hanyalah sebagai batu loncatan, tentunya seperti halnya menulis resume di blog. Pada akhirnya, peserta mampu menulis sendiri dengan ide yang datang dari diri sendiri.
Selanjutnya akan hadir Ekojipedia yang berisi seperangkat lengkap buku-buku tulisan karya guru yang selama ini telah diterbitkan oleh Penerbit Andi. Jenis ensiklopedia ini merupakan hasil kerjasama Prof. Eko dan Penerbit Andi yang didukung oleh PGRI. Karena sebagian besar buku-buku tersebut merupakan pemasalahan seputar PJJ dan pemanfaatan teknologi informasi bagi pendidikan, Ekojipedia akan ditawarkan kepada perpustakaan di sekolah-sekolah di Indonesia untuk membantu para guru dalam menghadapi era new normal.
Karya besar dihasilkan dari perjuangan yang besar pula. Kesanggupan melewati tantangan tentulah menjadi syaratnya. Siapapun mempunyai harapan yang besar dan ingin pula mewujudkannya. Namun, kesadaran atas kemampuan diri dengan segala aspeknya perlu dipertimbangkan.
Seekor burung mampu terbang tinggi ke angkasa. Seekor bebek hanya mampu terbang ke dahan pohon. Kemajuan diri tak dapat dibandingkan dengan orang lain. Berbuat yang terbaik, itulah yang terpenting. Cukuplah ilmu yang diberikan oleh Prof. Eko malam ini menjadi motivasi untuk perjuangan yang sesuai kemampuan.
Terima kasih Prof. Eko, Om Jay, dan Mr. Bams atas kebersamaan malam ini. Semoga suatu saat nanti, di saat kekuatan dan kemampuan itu sudah ada, karya yang lebih besar pun dapat dihasilkan.
Pangkalpinang, 11
Agustus 2021
Rosminiyati
Guru pembelajar

Bunda Rosminiyati.. Luar biasa paket komplit..👍👍
ReplyDeleteTerima kasih atas supportnya.
DeleteLuar biasa ibu...Lengkap dan berisi.
ReplyDeleteTerima kasih, Bapak.
DeleteKeren Bunda, lengkap sekali
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung.
DeleteMantap.bu rosminiyati, semoga sampai terbit buku
ReplyDeleteTerima kasih. Amin.
DeleteKeren, selalu menarik dan lengkap penyajiannya
ReplyDeleteTerima kasih.
Delete