Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume ke : 18
Gelombang : 19
Tanggal : 20 Agustus 2021
Tema : Langkah Menyusun Buku secara Sistematis
Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd.
Waktu terasa semakin cepat bejalan. 24 jam dirasakan
sangat kurang. Belum lagi selesai 1 tulisan, jarum jam sudah beralih posisi ke tengah
malam. Demikian juga di siang hari di saat liburan. Rasanya baru saja duduk di
depan laptop merangkai kata sebisanya, siang bersegera menjadi sore. Begitu
cepatnya waktu berlalu.
Tak ada lagi kini alasan untuk tidak menulis. Kalau dulu bingung mau menulis lantaran tak punya ide di kepala, sekarang malah bingung mana yang mau ditulis terlebih dahulu. Ide-ide tulisan berlomba-lomba datang menyapa. Saling menunjukkan tangan minta diistimewakan. Inikah namanya rezeki literasi?
Waktu terus berjalan. Hari-hari diisi dengan menulis. Ada tulisan yang selesai hingga diposting di blog. Ada juga yang menggantung karena tak cukup waktu menyelesaikannya. Bukan tak mau, tetapi tugas sebagai abdi negara lebih utama.
Asyiknya menulis di sepanjang perjalanan belajar di kelas belajar menulis bersama Om Jay, menjadikan pertemuan demi pertemuan begitu cepat berganti. Hingga malam ini tiba saatnya bertemu Narasumber di pertemuan ke-18. Beliau adalah Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd. dikawal moderator andal Ibu Sri Sugiastuti, M.Pd atau biasa disapa Bu Kanjeng.
Bu Kanjeng mengawali kegiatan dengan mengajak berdoa bersama agar waktu, tenaga, dan pikiran yang dicurahkan bermanfaat dan penuh barokah. Dilanjutkan oleh Narasumber, beliau pun mengucapkan salam tanda mulainya penyampaian materi. Dilanjutkan dengan untaian kata motivasi “Semangat menulis”.
Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd. lahir di Salubarani, Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, 6 Juli 1984. Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja (2003-2007) dan pendidikan S2 di Institut Agama Kristen Negeri Toraja (2019-2021). Tahun 2015-sekarang sebagai guru Bahasa Inggris di SMAN 5 Tana Toraja.
Beliau telah menulis 9 buku solo yang diterbitkan oleh penerbit Andi Offset, UT, dan penerbit indie, dan 3 buku antologi selama tahun 2020-2021. Tak hanya menerbitkan buku, beliau juga berprestasi sebagai pemenang ketiga Lomba Kreatifitas Guru Tingkat SMA pada Porseni PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2017, peraih dua medali emas dan tiga medali perunggu Gurulympics PGRI tahun 2020, dan guru berprestasi jenjang SMA Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021.
Pak Yulius Roma Patandean juga seorang guru yang aktif
dalam dunia youtube. Beliau mengisi konten Youtube bermula dari kebutuhan untuk
mengatasi permasalahan siswa yang belajar secara tunda selama program belajar
dari rumah. Kegiatan tersebut dilakukan sampai sekarang. Hampir semua kegiatan pembelajaran
tersimpan di Youtube.
Sebelum memaparkan materi “Menyusun Buku Secara Sistematis”, beliau berpesan kepada peserta untuk yakin terhadap naskah buku yang telah disiapkan. Tulisan yang sederhana akan tetap memiliki tempat tersendiri di hati pembaca. Oleh karena itu hindari minder dengan memegang prinsip bahwa buku yang kita tulis sangat baik untuk diterbitkan. Nah, pesan seperti ini yang menggerus rasa minder yang belum hilang-hilang.
"Menyusun Buku Secara Sistematis" ala Bapak Yulius Roma Tandean dipaparkan dengan menggunakan video dengan membagikan link kepada peserta.
1. Cara membuat judul, bab, dan sub judul tulisan pada buku secara otomatis dijelaskan dengan video pada link berikut ini. Silakan disimak!
2. Cara membuat daftar isi, kutipan, indeks, dan
daftar pustaka otomatis dijelaskan melalui video pada link berikut ini. Silakan dicermati!
https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw&feature=youtu.be
3. Cara membuat indeks pada tulisan berbentuk buku
dijelaskan melalui video pada link berikut ini. Silakan dipelajari!
https://www.youtube.com/watch?v=mS8bfNZT-rA&feature=youtu.be
Menyusun buku secara otomatis bermanfaat untuk menghemat waktu, terutama pada saat memindahkan bagian naskah dari satu bab ke bab lainnya. Hal ini juga dapat membantu penerbit dalam menerbitkan buku. Naskah yang dihasilkan tertata rapi dari lembaran pertama sampai sinopsis.
Beliau juga berpesan agar terbiasa dengan penyusunan naskah sistematis ini, maka hendaknya diakukan dengan CLBK (Coba Lakukan Biasakan dan Konsisten). Memulai sesuatu terasa sulit, sama sulitnya dengan mengumpulkan kepingan-kepingan naskah buku dan mengeditnya. Melalui tulisan-tulisan kecil yang ada di laptop, akhirnya akan menghasilkan karya yang luar biasa.
Trik Pak Yulius dalam menyelesaikan sebuah buku dengan cepat yaitu fokus. Menetapkan target sama pentingnya. Target menyelesaikan tulisan dibuat seminggu lebih cepat dari jadwal buku diterbitkan. Batas akhir menulis beliau pada hari Sabtu dan Minggu.
Kunci sukses beliau yang tak kalah penting adalah maksimalkan kemampuan yang dimiliki. Beliau mempunyai prinsip pantang mundur sebelum naskah diterbitkan. Naskah yang diterbitkan memberikan kebahagiaan tidak ternilai dalam sejarah hidup.
Ada hal yang menarik dari cara Pak Yulius Roma dalam menulis buku, yaitu tanpa sub judul. Strateginya adalah menulis naskah sebanyak-banyaknya. Judul dan sub judul dirancang kemudian. Strategi tersebut diambilnya agar pikiran tidak terbatas dalam menuangkan ide tulisan. Urutan BAB dan sub judul disesuaikan ketika melakukan proses pengeditan. Selanjutnya, biasakan koleksi foto lewat kamera handphone karena foto merupakan salah satu master informasi.
Cara Pak Yulius Roma menjaga konsistensi menulis dengan menyiapkan hari khusus untuk menulis. Fokus di hari Minggu untuk menyatukan percikan tulisan. Jika kepepet waktu untuk penyelesaian naskah, maka kegiatan mengedit, menambah dan melengkapi naskah dilakukan setiap malam. Sejak mengikuti pelatihan menulis, beliau tidur paling cepat jam 11 malam Waktu Indonesia Tengah. Wah … persis seperti saya, ya … cuma saya Waktu Indonesia Barat. Apakah ini pertanda bahwa saya juga bisa sukses seperti beliau? Semoga!
Adapun kendala utama yang dihadapi beliau dalam menulis adalah manajemen waktu. Namun, beliau mempunyai solusi jitu untuk mengatasinya. Memisahkan waktu antara bekerja, kegiatan masyarakat dan kuliah. Itulah yang dilakukannya. Juga, segera menuliskan ide untuk naskah buku jika sudah muncul di dalam pikiran, minimal simpan di handphone. Ini bagian dari rahasia besar untuk sukses!
Nah … tunggu apa lagi? Segera meluncur menyatukan tulisan yang berserakan dengan menggunakan jurus-jurus jitu yang sudah dibagikan Bapak Yulius Roma Patandean. Sabtu dan Minggu jadikan deadline seperti yang dilakukan beliau. Selanjutnya, lakukan pengeditan pada malam hari. Maksimalkan semua kemampuan jika memang mau sukses. Jangan minder dan takut, karena setiap karya kita pasti mempunyai tempat tersendiri di hati pembaca.
Terima kasih Bapak Yulius dan Bu Kanjeng, juga Om Jay. Semoga kebersamaan malam ini semakin mencerahkan langkah kami menuju mahkota yang didamba.
Pangkalpinang, 20 Agustus 2021
Rosminiyati
Guru Pembelajar




luar biasa, semoga kita bisa melakukan CLBK yg diajarkan pak Roma
ReplyDeleteTerima kasih, Om Jay. Aamiin.
DeleteLuar biasa..Selalu terdepan..Jangan lupa CLBK
ReplyDeleteTerima kasih selalu bertandang, Pak Agustan
DeleteWesshhh...lengkap....kreatif.
ReplyDeleteTerima kasih Pak Narasumber yang hebat ats motivasi dan ilmunya.
DeleteKomplit dan selalu terdepan
ReplyDeleteMantap Bu, disertai resume jawaban.
ReplyDeleteKeren Bunda Ros, semoga semoga segera terwujud menjadi sebuah buku
ReplyDeleteLuar biasa bu Ros, mantap
ReplyDeleteKeren, selalu bersemangat
ReplyDeleteKeren Ibu...mantap!
ReplyDeleteBu Rosminiyati yang hebat, menyelesaikan resumenya cepat, semoga ilmunya berkembang pesat, selamat ya Sobat, semoga bahagia di dunia hingga akhirat
ReplyDeleteMantap hebat...
ReplyDeleteKeren Bunda Ros selalu ulasannya komplit
ReplyDelete