Tuesday, July 6, 2021

WAG Super

 


Banyak sekali WAG (WhatsApp Group) yang nangkring cantik di layar gawaiku: keluarga, sekolah, teman sejawat, orang tua/wali siswa, siswa, alumni dari SD sampai PT, mak-mak RT, dan masih banyak lagi. Semuanya adalah orang-orang yang sudah dikenal (dekat) dan memberikan manfaat. Tidak ada yang saling hujat. Alhamdulillah.

WAG Belajar Menulis Gelombang 19 mempunyai warna tersendiri di hati. Hanya 3 orang saja yang aku kenal secara nyata. Om Jay kukenal dari dunia maya pertama kali ketika mengikuti "Webinar Guru Daring Milenial" yang diselenggarakan oleh PGRI setahun yang lalu, selebihnya baru sekarang di WAG ini.

Ada sesuatu yang berbeda di grup ini. "Aneh tapi nyata" menurutku. Pepatah "Tak kenal maka tak sayang" sepertinya tidak berlaku jika kata "kenal" diterjemahkan harus bertemu. Aku merasakan nyaman berada di tengah-tengah orang-orang yang mayoritas belum dikenal baru sekarang ini. Anggota datang dari berbagai daerah dan latar belakang yang berbeda. Ada yang sudah melanglang buana ke beberapa negara dengan segudang prestasi sampai yang baru belajar dari nada "do" seperti aku ini, tapi semuanya menjadi serasi.

Ada rasa peduli bagi yang membutuhkan, pujian untuk saling menguatkan, arahan untuk meluruskan, dan ajakan untuk menambah wawasan.  Tak ada saling melemahkan apalagi merendahkan. Menampilkan karya entah itu apa menjadi berani dan percaya diri. Menyajikan karya yang sudah sempurna tak mencerminkan sedikitpun adanya kesombongan. Sepertinya semua anggota WAG ini menyadari esensi keberadaan grup ini, untuk belajar dan berbagi.

Semangat belajar terus dipacu meskipun belajar materi intinya sendiri belumlah mulai. Sebuah starter yang sangat berseni dan menantang membuat rasa malas pun hilang. Ide yang zonk berubah menjadi karya spontan yang bernilai. Curahan hati dan pikiran yang sudah lama terpendam pun kini tersalurkan, di tempat yang benar. Patutlah disyukuri nikmat yang besar ini karena kesempatan tak biasa berdamai, waktu tak pernah menoleh ke belakang.

WAG Belajar Menulis Gelombang 19 adalah WAG super, mampu mempertautkan hati yang terpisah, menyatukan perbedaan, melenyapkan keengganan, memperkokoh kelebihan, dan menjanjikan harapan. Semoga apa yang kita lakukan menjadi catatan amal untuk dibacakan pada saatnya nanti.

 

Pangkalpinang, 6 Juli 2021

Rosminiyati

Sesuatu yang baik bermula dari pikiran yang positif.

4 comments:

  1. Mantap bu tulisannya, salam kenal sari NTT

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teeima kasih, Ibu. Salam kembali, ibu. Semoga bisa jadi sahabat selamanya.

      Delete
  2. Replies
    1. Terima kasih, ibu. Salam kenal kembali. Sahabat dunia maya. Semoga suatu saat nanti bisa bertatap muka.

      Delete

Menulis, Menulis, Menulis!