Menyadari pentingnya menulis, terutama
di masa sekarang ini, banyak orang mulai melirik kegiatan satu ini. Berbagai
teori dan tips menulis mulai dipelajari, bahkan pelatihan pun mulai
digandrungi. Sebagus apapun teori, tips, dan pemahaman tentang kegiatan menulis
ini tak akan memberikan arti apapun jika tidak pernah membiasakan diri untuk
memulainya.
Pembiasaan merupakan hal terpenting
dari kegiatan menulis. Pembiasaan tidak akan diperoleh jika kita terikat dengan
aturan-aturan yang rumit: jenis karya, struktur kalimat, struktur teks,
penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan lain sebagainya. Jika kita fokus pada
hal-hal tersebut sementara kita belum pernah menulis apapun, nyali kita akan
ciut, kita menjadi minder, dan akhirnya mundur teratur.
Untuk pemula, terutama yang belum
pernah bergelut dengan kegiatan menulis, mari kita fokus pada pembiasaan saja
dulu.
Hal-hal berikut dapat kita lakukan
untuk sekedar akrab dengan menulis:
- Amati sebuah objek di sekitar kita, yang terdekat saja;
- Tulislah apa saja yang kita lihat dari objek tersebut: bentuk, warna, ukuran, manfaat, gerakan, atau apapun menurut kita perlu diceritakan tentang objek tersebut;
- Baca apa yang sudah kita tulis. Wah... ternyata banyak, bukan?
- Lakukan kegiatan-kegiatan di atas secara berulang, usahakan sesering mungkin.
Nah, kalau kebiasaan menulis sudah melekat pada diri kita, menulis terasa ringan kita lakukan, barulah kita lanjutkan ke tingkat penyempurnaan tulisan. Di sinilah teori-teori dan tips menulis dengan benar berperan. Untuk langkah awal, cukuplah membaca tulisan yang sudah kita buat, mencermatinya, dan lakukan revisi. Kemudian, bacalah kembali hasil editan kita, dan rasakan bedanya. Jika merasa sudah aman, bolehlah mencoba menulis berbagai jenis tulisan.
Untuk menjadi penulis sungguhan, mari kita belajar kepada penulis hebat, guru-guru kita tercinta. Semoga kita diberikan kemudahan, kelancaran dan keberkahan oleh Allah Subhanahu wa taala, Pemilik ilmu sesungguhnya.
Pangkalpinang, 3 Juli 2021
Rosminiyati
Belajar menulis, belajar berbagi.
Sepakat, bahwa sebagus dan sebaik apa pun teori menulis yang kita pahami jika tak memulai menulis ya tak kan terasa manfaatnya.
ReplyDeleteMenulis adalah kata kerja. Jadi, memang harus take action. Semangat menulis ✍️
Terima kasih, bu Ditta. Saya benar-benar baru belajar menulis. Menemukan kesulitan yang saya rasakan, mungkin ada orang lain juga meraskan hal yang sama.
DeleteSemoga saya bisa seperti ibu, penuh dengan karya.
Benar sekali Bu...itu yg sya rasakan sebagai penulis pemula. Terima kasih supportnya.
ReplyDeleteSama-sama ibu. Saya hanya berbagi apa yang saya rasakan saat ini.
DeleteSama-sama, Bu. Saya hanya berbagi apa yang saya alami. Kita saling support ya agar kitak tidak berhenti sampai di sini.
DeleteSiap, Bu Ros....akan berusaha terus belajar menulis
ReplyDeleteTulisan Bu Monik bagus-bagus. Saya banyak belajar dari ibu. Semoga kita tetap semangat ya, Bu.
DeleteSiap senior mohon bimbingan
ReplyDeleteWow, pemikiran yang luar biasa bu Ros. Tulisan yang bermanfaat untuk dibaca.
ReplyDeleteTerima kasih, ibu.
Delete