Sudah beberapa hari blog dibuat, tapi
halamannya masih kosong. Bukan karena saya tidak menulis, melainkan karena belum
bisa menggunakannya, mungkin lebih tepatnya takut salah mengunakannya. Hal-hal
terkait pembuatan dan pengeditan blog yang dibagi Om Jay di WAG sebetulnya ada,
tinggal mengikuti langkah-langkahnya saja; tapi sebagai penyandang gelar guru jadul,
aku kurang berani mencoba tanpa didampingi langsung oleh pakarnya.
Di sela-sela kegiatan verifikasi
berkas calon siswa baru, aku mencari-cari siapa yang ahli dan tidak terlihat
sibuk saat ini. Jodoh! Kulihat Pak Wahyu, seorang Sarjana Komputer, mengajar di
program keahlian Teknik Informatika dan sebagai admin bidang akademik juga di
sekolahku, sedang tidak sibuk. Pak Wahyu orangnya ganteng, muda, ramah, sabar,
dan ringan tangan membantu guru-guru, terutama guru jadul seperti aku. Harus
berulang-ulang baru bisa, itupun akan banyak tanya di hari-hari berikutnya
karena faktor lupa. Kudekati pak Wahyu dan memintanya untuk mengajariku. Gayung
pun bersambut. Seperti biasa, Pak Wahyu selalu siap mendampingiku dengan segala
bentuk permasalahan terkait dunia digital.
Belajar dimulai. Kubuka laptop yang
sengaja kubawa dari rumah. Blogger.com pun mulai dibuka, dilanjutkan halaman
blogku. Siap sudah. Pertama, aku minta diajarkan cara mengubah tema,
dilanjutkan dengan mengunggah foto diri agar tampilan terlihat lebih cantik.
Selanjutnya, aku minta diajarkan cara membuka halaman, menulis judul dan isi,
sampai mengeditnya yang dipraktikkan langsung oleh sang guru. Setelah dirasa cukup
paham, kucoba mengisi blog pertama dengan salin-tempel tulisan yang kubuat
beberapa hari yang lalu “Aku Punya Blog”, kemudian langsung klik Publish. Tak sabar menunggu apa yang
terjadi selanjutnya, akupun membagikan link itu ke WAG Guru-Guru Cantik agar
mereka dapat membaca postinganku, dan beberapa komentar motivasi pun telah
bertengger cantik di sana. Oh… begini ternyata…gumam batinku.
Kini blogku tidak lagi kosong.
Rangkaian kata telah menghiasinya. Entah
cerita apa lagi yang mampu kubagi. Biarlah, itu perkara nanti. Yang terpenting
bagiku kini, aku harus terus belajar agar tak tertinggal. Predikat guru jadul
harus segera melayang, berganti dengan guru gaul pembelajar. Semoga!
Pangkalpinang, 2 Juli 2021
Rosminiyati
Jangan lelah belajar
Semangat bu
ReplyDeleteMantap bu
ReplyDeleteTerima kasih.
ReplyDeleteTerimakasih Bu.. satu hari nanti ada hadiah, program untuk guru menulis dan membaca dari.
ReplyDelete" One Teacher One Blog "
Semoga terwujud Bu..
Kata kuncinya, Pak Wahyu ngGanteng. he he he
ReplyDelete