Monday, July 5, 2021

Cinta di Ujung Waktu


Cinta di Ujung Waktu

Oleh: Rosminiyati


Aku mengenalmu sejak lama

Sapaan ramahmu kubalas biasa-biasa saja

Tak ada getaran cinta menyentuh dada

Kaupun tak menunjukkan sikap kecewa

 

Rangkaian kata mesra terus kauberi

Berharap jiwa hanyut dalam asmara

Kerasnya hati bak besi terpatri

Tak goyah walau badai melanda

 

Engkau terus merayu dengan sejuta pesona

Menunggu cinta tak jua menyapa

Aku tetap bisu tak hendak berkata

Cintaku entah ke mana

 

Suara lirih nan merdu sayup terdengar

Mengalunkan melodi tentang cinta yang menantang

Tak kuat aku menahan batin yang bergetar

Apakah cinta mulai bertandang?

 

Cintamu masih bertengger di dahan asmara

Melambai-lambaikan tangan memanggil jiwa

Ingin kini aku memetik barang setangkai

Tuk menghiasi asa yang telah berbingkai

 

Perjalanan panjang menggilas kesombongan

Hasrat yang kuat tak lagi bisa ditahan

Mencabik-cabik sebongkah keangkuhan

Bersimpuh pasrah dalam kehangatan

 

Cinta datang di ujung waktu

Di kala  usia tak lagi belia

Sebelum ajal menjemputku

Ingin kupersembahkan sebuah karya

 

Duhai Pemilik cinta dan waktu

Bimbinglah aku dalam dekapan rida-Mu

Jadikan kalam-Mu sabagai petunjukku

Mengukir cintaku di ujung waktu

 

Pangkalpinang, 5 Juli 2021


13 comments:

  1. Awalnya mendayu, saya kira kasmaran beneran. Semoga karya yang didamba terwujud, ya.

    ReplyDelete
  2. Aamiin....Semoga cinta ini selalu terjaga.

    ReplyDelete
  3. Masyaallah..kereen lah mommy kami nih...keep moving mam.

    ReplyDelete
  4. Aamiin... Semua akan indah pada waktu nya...

    ReplyDelete
  5. Terima kasih telah mau bertandang ke rumah cinta di ujung waktu. Karena Bapak/Ibu semualah cinta ini bertumbuh dan dengan dukungan Bapak/Ibu semoga Allah mengabulkannya.

    ReplyDelete
  6. Wh..puisinya mntap..bacanya deg2 nyes....lanjut ibu...

    ReplyDelete
  7. Bahasanya indah dan Lugas. Sarat makna dan bergelora. Mantap bu👍

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah,
    Semoga menghibur dan menginspirasi...

    ReplyDelete

Menulis, Menulis, Menulis!