Yuk Kelola Jejak Digital dengan Baik!
Hari ini pertemuan ke-2 kegiatan pelatihan Guru Motivator Literasi Ditgital. Narasumber kali ini adalah Bapak Dedi Dwitagama dan moderator Ibu Helwiyah. Kegiatan dilakukan melalui WA grup 1 - 6. Dengan memanjatkan doa semoga acara ini berjalan lancar, saya mengikuti jalannya gerakan Ibu Helwiyah di 6 kelas tersebut.
Pak Dedi menghendaki ruang chat terbuka agar proses belajar dapat dilakukan secara interkatif. Oleh karena itu, Ibu Helwiyah sebagai moderator yang awalnya mengunci WA grup, akhirnya membukanya kembali.
Pak Dedi mengawali materi kegiatan belajar dengan membagikan foto-foto terkait jejak digital berupa blog, Instagram, YouTube, dan Podcast.
Sumber: Narasumber dari WA grup GMLD
Sumber: Narasumber dari WA grup GMLD
Sumber; Narasumber dari WA grup GMLD
Jejak digital Pak Dedi yang begitu panjang
karena beliau mengelola BLOG di blogger dan wordpress sejak 2005.
Selanjutnya, melalui rekaman suara, Pak Dedi meminta peserta untuk menjawab pertanyaan beliau tentang seorang guru/dosen yang istimewa, dan menulisnya di kolom chat WA.
Beberapa peserta menuliskan tentang guru/dosen mereka yang istimewa dengan cerita yang luar biasa. Namun, Ketika Pak Dedi meminta mereka untuk mencari orang-orang hebat tersebut di internet, ternyata nama, foto, dan cerita tentang mereka, tak satu pun terekam di sana.
Sayang sekali, cerita tentang orang-orang hebat yang sudah menginspirasi, memberikan ilmu, dan kesan yang mendalam kepada kita, namun cerita tentang mereka hanya sebatas ingatan. Setelah itu, cerita itu akan hilang sampai pada kita saja, sementara, generasi selanjutnya tidak pernah mengenal orang-orang yang luar biasa tersebut.
Bagaimana dengan kita yang bukan siapa-siapa? Siapa yang akan mengenang? Itulah pentingnya kita membuat jejak digital sendiri. Kita perlu meninggalkan jejak digital agar anak cucu tidak kehilangan jejak orang tua dan nenek moyangnya.
Setiap manusia bersifat unik. Jika keunikan itu direkam dalam dunia digital, bukan tidak mungkin jejak tersebut akan mengantarkan kita kepada nasib baik sebagai orang yang unggul, selanjutnya melejit.
Seberapa pun sederhananya kita, kalau kita meninggalkan jejak konten positif atau kebaikan di media digital: Blog, Facebook, Podcast, Instagram, dan lain-lain, akan ada sesuatu yang dikenang dari kiita. Tak hanya itu, Ketika kita sudah tiada, kebaikan yang kita tinggalkan akan mengalir terus sebagai amal jariah. Oleh karena itu, yuk kita kelola jejak digital kita dengan baik!
Alhamdulillah, kegiatan pelatihan Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) di 6 kelas via WA grup yang dipandu Ibu Helwiyah berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada Bapak Dedi Dwitagama yang telah tulus berbagi kepada kami semua. Semoga ilmu yang Bapak berikan dapat mengantarkan kami kepada kebaikan dan keberkahan bagi kita semua.
Pangkalpinang, 3 November 2021
Rosminiyati
Masya Allah.....ringkas padat lugas dan fokus.....terima kasih sudah berespon cepat dan tinggalkan jejak digital buatku🙏
ReplyDeleteTerbaik kak ros
ReplyDeleteLiar bias k ros
ReplyDeleteMasyaAllah.. Keren Bunda Ros. Luar Biasa
ReplyDeletebu ,ros singkat dan padat
ReplyDeleteResume yang kriuk2 renyah..
ReplyDeleteResume yang informatif... Mantap bu...
ReplyDeleteIndomie telor kornet mari kita belajar lewat internet. Tinggalkan jejak digital yang baik sebagai warganet.
ReplyDeleteMantul kak Ros. Tulisannya apik.
ReplyDeleteKeren bu
ReplyDeleteMantul
ReplyDeleteKeren bu, lengkap
ReplyDeleteMasyaa Allah, simple tpi beribu makna tersirat dan tersurat yunda
ReplyDeleteKerennn...
ReplyDeleteB Ros..memang Ok. Tulisannya selalu bagus
ReplyDeleteLuar biasa resume padat dan berisi serta lengkap. Mantap Bu Ros, keren luar biasa.
ReplyDeleteRuarrrr biasa...kereeen👍
ReplyDeleteMantul Bunda, Trimksh sudah berbagi 🙏
ReplyDelete