Hanca pada Bulan September
Oleh: Rosminiyati
Ketika hidup mulai
tertata
Tak ada lagi cerita
yang hampa
Apalagi kisah waktu yang
terjeda
Semua terukir dalam
daftar rencana
Bulan September deretan
kegiatan terukir
Tersusun sesuai prioritas
waktu untuk digulir
Satu per satu rencana
yang dibuat mulai mengalir
Hingga batas waktu
yang ditargetkan pun berakhir
Berbagai usaha telah digencarkan secara maksimal
Dengan perangkat diri
dan doa yang terus diamal
Gairah literasi disandingkan dengan tawakal
Sebuah hanca
tak kuat untuk disangkal
Hadiah buku dari
sahabat Lage tak selesai dibaca
“Menembus Batas Mimpi”
bukan sekedar cerita sederhana
Pejuang agama bertarung
mewujudkan mimpi leluhurnya
Memoar suci dilukiskan
begitu apik oleh penulisnya
Pertarungan dalam
keterbatasan terus kulakoni
Kedaifan dipatutkan
lewat usaha yang diridai
Maafkan daku duhai
sahabat yang telah memberi
Hanca yang
terjadi bukanlah karena aku tak sudi
Lembar demi lembar
cerita dalam bukumu kusantap
Keinginan hati melahap
seluruhnya dalam sekejap
Apa daya keterbatasan
waktu dan daya serap
Mahkota tulisanmu
hanya mampu kudekap.
Pangkalpinang, 14
Oktober 2021
Waah tekelet hanca yang mempesona ..
ReplyDeleteKeren puisinya..
ReplyDeletePuisi teleletmu mampu kudekap... mantap 😍
ReplyDeleteMungkin lagi capai baca, Bu. Istirahat dulu, bisa dilanjutkan nanti saja.
ReplyDeleteSalut, untaian kata yang indah luar biasa
ReplyDeleteMantap puisi teleletnya. Mengalir indah.
ReplyDeleteLuar biasa... Puisi yg sangat mengispirasi untuk kita
ReplyDeleteHanca membaca buku, keren Bu. Temanya dapat..
ReplyDeleteSelalu kagum dengan puisinya yang keren...
ReplyDeleteSaya juga udah lama nggak baca, Emak. Hehe.. harus maksakeun ini mah..
ReplyDeleteTeleletnya Mantap!
ReplyDeleteTeleletnya kereen Bu.....lanjut
ReplyDelete